Mie Ayam Favorit: Traktiran Teman dari Kota yang Bikin Kangen Kampung Halaman

 

Semangkuk mie ayam lengkap dengan sambal pedas dan sayur hijau segar
Semangkuk mie ayam favorit — lengkap dengan sambal pedas dan potongan ayam melimpah. Traktiran dari teman lama yang baru pulang dari kota.


 Hari ini agak beda dari biasanya.


Siang tadi aku jemput teman lamaku di Stasiun KAI Ciamis—dia baru pulang dari kota setelah sekian lama. Dan seperti biasa, obrolan kita selalu berujung ke satu hal: makan.


Bukan sembarang makan. Tapi mie ayam kesukaan aku yang lokasinya nggak jauh dari situ. Sederhana, tapi rasanya nggak pernah mengecewakan. Aku nggak tahu apakah ini cuma masalah lidah kampungku atau emang racikan bumbu di warung ini spesial banget.


Mie-nya kenyal, kuahnya gurih, potongan ayamnya banyak, dan yang paling bikin nagih — sambalnya bisa bikin kamu kepedesan tapi nagih. Yang unik, sayurnya masih segar dan disiram pas panas-panas.


Dan satu hal lagi, mungkin ini yang bikin beda:


Rasanya bukan cuma karena bumbu, tapi karena dimakan bareng teman lama, di tempat yang penuh kenangan.


Kadang hal kecil seperti ini yang bikin kita sadar kalau makanan kampung tuh nggak cuma soal rasa, tapi soal rasa rindu juga.


Oh ya, kalau kalian punya makanan kampung favorit juga, tulis di kolom komentar ya! Siapa tahu bisa aku bahas juga.

Komentar